http://jambon.ponorogo.go.id/wp-content/uploads/2017/01/cropped-111-copy-1.jpg

Upacara Bendera 17 Agustus Jambon Ponorogo

Jambon – Kecamatan Jambon merupakan salah satu kecamatan terluas di Ponorogo, bahkan kecamatan jambon telah dimekarkan beberapa kali sejak zaman Kerajaan Bantarangin. Karena luasnya wilayah ini dan kondisi geografis yang rata-rata dataran rendah serta perbukitan, maka Jambon menjadi salah satu kecamatan yang memiliki pesona wisata yang cukup menarik (lihat : Wisata Air Terjun Midodaren di Kecamatan Jambon Ponorogo)

Meskipun daerah Jambon tergolong luas, namun dalam agenda perayaan 17 Agustus 2015, Pemerintah Jambon dapat menyelenggarakan kegiatan Upacara bendera Bersama. Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan kecamatan Jambon.

Bersama pimpinan kepala desa dan Camat beserta undangan, acara upacara bendera ini berjalan dengan lancar dan khidmat. Peserta pun dengan kusyu mengikuti agenda dari awal hingga akhir.

Kegiatan upacara bendera ini selain untuk memperingati kemerdekaan Indonesia, agenda ini juga diharapkan mampu menumbuhkan semangat nasionalisme dan kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. (jk)

 

Kecamatan Jambon Kab.Ponorogo

Kecamatan Jambon berjarak sekitar ± 15 km atau 20 menit arah barat Kota Ponorogo. Kawasan ini mudah dijangkau, dapat ditempuh melalui jalan darat dengan kendaraan roda empat dan kendaraan umum dari pusat kota. Kecamatan Jambon dengan luas wilayah 22,41 km2, terdiri dari 13 desa yang dibagi menjadi 41 dusun, 82 RW dan 224 RT, Adapun batasan fisik area kecamatan Jambon: Sebelah Utara berbatasan dengan Kecamatan Sampung Sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Kauman Sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Balong Sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Badegan Kecamatan Jambon terdiri atas 13 desa antara lain: 1. Krebet 2. Jambon 3. Jonggol 4. Blembem 5. Poko 6. Pulosari 7. Bringinan 8. Srandil 9. Sendang 10. Sidoharjo 11. Karanglo Kidul 12. Menang 13. Bulu Lor Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur , mempunyai luas wilayah 57, 48 km2. Dari segi topografi sebagian wilayah kecamatan Jambon di bagian timur dan utara merupakan dataran rendah yang relative subur untuk pertanian sedangkan bagian selatan dan barat merupakan daerah perbukitan dan bergunung gunung yang relative baik bagi pengembangan tanaman keras dan tanaman perkebunan/pertanian. Dari luas wilayah tersebut dapat dibagi menjadi berbagai kawasan : Tanah sawah : 1.363,0 ha Lahan kering pertanian : 2.129,5 ha Tanah lainnya : 2.255,3 ha Total Luas tanah : 5.748,1 ha Keadaan Sosial dan Ekonomi Kehidupan social masyarakat Jambon cenderung agamis dan masih cukup kuat menjaga tradisi kebersamaan dan gotong royong. Secara ekonomi mayooritas penduduk adalah petani dan pedagang kecil (bakulan). Industri kecil yang ada di desa Jambon industri batu bata dan genting didesa Blembem dan industri tanah liat di desa Pulosari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *