http://jambon.ponorogo.go.id/wp-content/uploads/2017/01/cropped-111-copy-1.jpg

Bimtek LAPOR!-SP4N Kabupaten Ponorogo

Sekretaris Daerah Kabupaten Ponorogo Saat Membuka Bimtek LAPOR!-SPAN

Pemerintah Kabupaten Ponorogo melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kabupaten Ponorogo, melaksanakan bimbingan teknis LAPOR!–SP4N Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional, bertempat di Hotel Maesa Jl. Ahmad Dahlan No. 82A Ponorogo.

Narasumber yang hadir pada bimtek ini, Mas Muhammad Gibran Sesunan, S.H. Deputi I Kepala Staff Kepresidenan dan Jauhar Faisal Rahman, SAP Deputi Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MENPANRB).

Acara dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Ponorogo, Dr. Drs. H. Agus Pramono, MM dan dihadiri oleh seluruh Kepala SKPD di Kabupaten Ponorogo. Bimtek dilakasanakan selama dua hari Rabu-Kamis (2-3/08), di hari pertama Bimtek untuk Kepala SKPD dan hari kedua bimtek untuk admin Kabupaten dan pejabat penghubung di SKPD Kabupaten Ponorogo.

Pemateri dari KSP dan MENPANRB Bersama Sekda dan Kadin Kominfo Kabupaten Ponorogo

Materi pertama oleh Jauhar Faisal Rahman dari MENPANRB, tentang Pengelolaan Pengaduan Untuk Perbaikan
Pelayanan Publik. Faisal memaparkan pentingnya pengelolaan pengaduan, diantaranya:

  • Sebagai sarana perbaikan Pelayanan Publik.
  • Peningkatan kepercayaan masyarakat.
  • Sebagai dasar pengambilan keputusan/kebijakan.
  • Pelayanan Publik lengkap bila terdapat pengelolaan Pengaduan.

Materi kedua oleh Mas Muhammad Gibran Sesunan, S.H. dari Kantor Staff Kepresidenan, tentang Pengelolaan Aspirasi dan Pengaduan Masyarakat melalui LAPOR!–SP4N. Gibran menjelaskan bahwa pengelolaan pengaduan sebagai referensi kebijakan pembangunan dan pelayanan publik.

“Pengelolaan pengaduan sebagai referensi kebijakan pembangunan dan pelayanan publik” Tegas Gibran dalam materinya.

(Kominfo)

Sumber : http://ponorogo.go.id/bimtek-lapor-sp4n-kabupaten-ponorogo/

Kecamatan Jambon Kab.Ponorogo

Kecamatan Jambon berjarak sekitar ± 15 km atau 20 menit arah barat Kota Ponorogo. Kawasan ini mudah dijangkau, dapat ditempuh melalui jalan darat dengan kendaraan roda empat dan kendaraan umum dari pusat kota. Kecamatan Jambon dengan luas wilayah 22,41 km2, terdiri dari 13 desa yang dibagi menjadi 41 dusun, 82 RW dan 224 RT, Adapun batasan fisik area kecamatan Jambon: Sebelah Utara berbatasan dengan Kecamatan Sampung Sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Kauman Sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Balong Sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Badegan Kecamatan Jambon terdiri atas 13 desa antara lain: 1. Krebet 2. Jambon 3. Jonggol 4. Blembem 5. Poko 6. Pulosari 7. Bringinan 8. Srandil 9. Sendang 10. Sidoharjo 11. Karanglo Kidul 12. Menang 13. Bulu Lor Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur , mempunyai luas wilayah 57, 48 km2. Dari segi topografi sebagian wilayah kecamatan Jambon di bagian timur dan utara merupakan dataran rendah yang relative subur untuk pertanian sedangkan bagian selatan dan barat merupakan daerah perbukitan dan bergunung gunung yang relative baik bagi pengembangan tanaman keras dan tanaman perkebunan/pertanian. Dari luas wilayah tersebut dapat dibagi menjadi berbagai kawasan : Tanah sawah : 1.363,0 ha Lahan kering pertanian : 2.129,5 ha Tanah lainnya : 2.255,3 ha Total Luas tanah : 5.748,1 ha Keadaan Sosial dan Ekonomi Kehidupan social masyarakat Jambon cenderung agamis dan masih cukup kuat menjaga tradisi kebersamaan dan gotong royong. Secara ekonomi mayooritas penduduk adalah petani dan pedagang kecil (bakulan). Industri kecil yang ada di desa Jambon industri batu bata dan genting didesa Blembem dan industri tanah liat di desa Pulosari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *